JANGAN SEPERTI BINATANG TERNAK



Manusia yang hidup tanpa iman dan petunjuk, dalam pandangan Islam, bisa lebih rendah dari binatang ternak.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَـقَدْ ذَرَأْنَا لِجَـهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَا لْاِ نْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اٰذَا نٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَا ۗ اُولٰٓئِكَ كَا لْاَ نْعَا مِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ ۗ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ
"Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 179)

Karena hewan hanya mengikuti naluri, tanpa akal dan tanpa beban dosa.

Sedangkan manusia diberi akal, hati, dan petunjuk, namun memilih untuk mengabaikannya.

Ketika hidup hanya mengejar makan, tidur, dan dunia semata tanpa mengingat Allah, maka derajatnya bisa jatuh serendah itu.

Namun sebaliknya, manusia yang beriman, menjaga ibadah, dan selalu ingat kepada Allah, akan diangkat derajatnya setinggi-tingginya.

Semoga kita termasuk hamba yang selalu diberi petunjuk dan dijauhkan dari kelalaian 🤲